Blackberry Akan Meluncurkan Ponsel Android Kedua

Blackberry Akan Meluncurkan Ponsel Android Kedua

Teknopoin.com – Ternyata Blackberry tidak mau diam saja, setelah meluncurkan Priv pada beberapa bulan lalu, kini Blackberry kembali akan merilis ponsel Android kedua pada tahun ini. Mengenai kabar tersebut CEO dari Blackberry John Chen pada saat ajangCES 2016 di Las Vegas mengungkapkan mengenai peluncuran ponsel Android keduanya.

Jonh Chen sendiri membeberkan bahwa Blackberry akan tetap eksis ditengah gencarnya persaingan dibidang industri smartphone dengan menggunakan strategi menggandeng Android sebagai pemikat pengguna.

“Kami sangat optimis dengan kerja keras dan angka keuntungan yang Kami dapatkan pada tahun ini” Ungkap Jonh seperti yang Kami kutip pada laman KompasTekno, Sabtu (8/1/2016).

Untuk itu, untuk informasi lebih lanjut oleh Jonh tidak memberikan kejelasan dengan detail mengenai kapan ponsel Android kedua mereka akan dipasarkan, nama sebutan untuk sebuah ponsel serta spesifikasinya masih enggan untuk dibeberkan.

Bertambahnya keyakinan Chen mengenai dengan Blackberry dengan sistem operasi Android bukan karena alasan lain. Seperti yang Ia lihat perkembangan dua bulan setelah melucurkan Priv, sudah jelas terlihat potensi yang berkembang dipasaran sangat menjanjikan dan berkembang pesat untuk kedepannya.

Ungkapannya lain adalah ” Saya sejauh ini sangat meyakinkan dengan perkembangannya” Walaupun Chen tidak mengungkapkan seberapa angka penjualannya.

Walaupun Blackberry kini tengah fokus dengan sistem operasi Android, Chen juga menyatakan sistem BB10 tak akan dilupakan dan ditinggalkannya. Dengan diluncukan Priv dalam beberapa bulan lalu, Ia mengharapkan akan menambahkan minat pasar untuk ponsel jenis Blacberry lainnya, seltlah itu mereka akan kembali memasarkan produk Blackberry dengan sistem operasi BB10.

Bocoran mengenai Priv yang sebelumnya hanya terbatas dan hanya bisa digunakan di AS, Inggris, Kanada, dan Jerman, Nah hari ini Blacberry sudah mengumumkan ponsel Prive bakal ada untuk 31 negara. Sangat disayangkan, untuk negara Indonesia masih belum jelas kapan akan tersedia. 

About The Author

Reply