Klaim Smartphone Besutannya Terbaik, Xiaomi di Investigasi

Xiaomi di Investigasi

Kalau kalian adalah seorang geek, terutama mereka yang kesehariannya memakai OS Android pastinya kenal dengan Vendor yang ingin saya bahas kali ini, Siapa itu? jawabannya adalah Xiaomi. Akhir – akhir ini Xiaomi memang makin terkenal dan makin jaya saja di Level dalam negeri hingga merambah ke luar negeri pula.

Bukannya tanpa alasan, Xiaomi cepat di kenal karena meraka menciptakan Hape Android yang kaya akan fitur akan tetapi Harganya Sangatlah Miring! siapa coba yang tidak ingin merasakan bersenjata tempur tinggi dengan harga yang murah? saya rasa tidak ada kecuali orang yang sudah kaya dari sana.

Tapi, dari setiap kesuksesan pastinya akan ada rintangan berat menanti di sepanjang jalan Xiaomi. Kali ini Xiaomi terjerat kasus, walaupun tidak terlalu serius saya rasa.

kamu tahukan Xiaomi selalu membuat smartphone lalu memperkenalkannya secara akbar dan di berikan promosi yang menggiurkan? dari setiap sesinya Xiaomi selalu mengatakan kalau Smartphone mereka merupakan yang terbaik yang ada di pasaran.

Tentu saja akhirnya Xiaomi harus rela perusahaannya di investigasi. loh, karena apa? Mudah saja, karena mereka selalu mengklaim Smartphone mereka yang terbaik. Jadi begini, Xiaomi adalah perusahaan asal china. Saat ini ada peraturan di china tentang iklan dan promosi yang harus terang – terangan tanpa menyesatkan orang lain.

Lembaga yang saat ini mengurus masalah pengiklanan di China adalah Regulator beijing Administration for Industry and Commerce. tidak hanya Xiaomi, sudah banyak perusahaan lain yang saat ini masuk daftar tunggu investigasi mereka. Sedikit informasi, Peraturan iklan baru ini mulai di berlakukan pada tanggal 1 September atau bulan lalu.

Saya rasa langkah china membuat sebuah peraturan untuk mengatur iklan sudah sangat bagus, selain mengatasi kecurangan kita sebagai konsumen dari perusahaan pastinya tidak mau jika produk yang kita beli tidak sehebat yang ada di iklan bukan? sekarang pertanyaannya kapan Indonesia punya lembaga serupa? kita tunggu saja langkah yang di ambil pemerintah kedepannya.

About The Author

Reply