Di kubur Di gurun, game Atari Terjual 1.4 Milyar Rupiah!

Kali ini ada berita yang unik loh, tapi sebelum itu saya ingin menjelaskan sedikit tentang pelopor game yang akan kita bicarakan. yaitu Atari

Berdasarkan Informasi yang saya lansir dari Wikipedia, Atari adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1972. sudah panjang sejarah yang di alami Atari ini, seperti misalnya pembubaran sementara. di beli oleh perusahaan lain, bahkan pernah juga Join dengan Perusahaan lain agar tetap bisa eksis dalam waktu yang lama. Sejatinya, Atari adalah perusahaan konsol games, namun ada divisi yang memisahkan diri menjadi satu perusahaan yang lebih fokus hanya untuk mengembangkan games nya saja. Perusahaan Itu bernama Atari Games inc.

Nah, Penjelasannya saya sudahi. jadi Games yang di buat Oleh Atari Games ini memang terkenal legend dan sangat penuh dengan kontraversi. Atari Games sendiri saat ini sudah tidak terlalu tenar lagi namanya di kalangan gamer masa kini.

Tapi siapa sangka, games untuk konsol ini masih laku di jual. Setelah terkubur selama beberapa dekade di Sebuah gurun, Ratusan Kaset permainan lawas untuk Konsol Atari 2600 di laporkan telah terjual dengan Nilai Milyaran Rupiah.

ke-881 kaset permainan itu di temukan di sebuah lahan dekat kota Alamogordo, New Mexico, AS. pada april tahun lalu. Kaset – kaset tersebut laku di eBay oleh para penemunya. kaset – kaset yang laku terjual tersebut berisi banyak sekali judul game retro yang bikin nostalgia pada tahun 1980-an. Judul besar seperti Pac-Man, Pele’s Soccer, Warlords, dan lain – lain ikut menghiasi kaset yang terjual tersebut.

yang jadi pertanyaannya, bagaimana bisa kaset tersebut berada di gurun? saya sudah menjelaskan bukan? atari pernah bangkrut dulu. karena tidak ingin di ketahui oleh publik. Perusahaan games tersebut mencari tempat yang jarang di ketahui orang untuk menjadi tempat peristirahatan terakhir kaset – kaset malang tersebut, dan gurun adalah jawabannya.

Sumber Gambar : Polygon

About The Author

2 Comments

  1. reyhan audian dwiputra 5, September 2015 Balas
    • Teknopoin 5, September 2015 Balas

Reply